Visa Filipina
Filipina mempertahankan kebijakan visa yang ramah, menawarkan masuk bebas visa bagi warga negara dari lebih dari 150 negara untuk kunjungan singkat, terutama untuk meningkatkan pariwisata dan bisnis. Pembaruan kebijakan terbaru pada tahun 2025 dan 2026, termasuk sistem eVisa yang diperluas dan pengaturan bebas visa baru untuk pasar utama, bertujuan untuk menyederhanakan masuk bagi pelancong yang memenuhi syarat.
Ikhtisar Visa
Filipina umumnya mengadopsi kebijakan visa liberal, memungkinkan warga negara dari lebih dari 150 negara masuk bebas visa untuk masa tinggal awal hingga 30 hari, yang dapat diperpanjang untuk kunjungan yang lebih lama. Negara ini baru-baru ini meningkatkan infrastruktur digitalnya dengan implementasi penuh sistem eVisa pada akhir 2024, awalnya untuk warga negara Tiongkok dan kemudian disederhanakan untuk warga negara India yang mencari visa pengunjung sementara. Perubahan kebijakan utama termasuk masuk bebas visa 14 hari untuk warga negara India mulai 8 Juni 2025, dan untuk warga negara Tiongkok mulai 16 Januari 2026, untuk tujuan pariwisata dan bisnis. Semua penumpang yang tiba juga diwajibkan untuk melengkapi pendaftaran eTravel gratis secara online. Kategori visa utama meliputi pengunjung sementara (9A), pelajar (9F), dan berbagai visa imigran dan khusus seperti Visa Khusus untuk Penciptaan Lapangan Kerja (SVEG) dan Visa Imigran Kuota, yang pedomannya diperbarui pada September 2025.
Poin Penting
Tips Perjalanan
- Pastikan paspor Anda berlaku setidaknya enam bulan melebihi masa tinggal yang Anda inginkan di Filipina.
- Lengkapi pendaftaran eTravel wajib secara online di portal resmi dan gratis dalam waktu 72 jam sebelum penerbangan Anda untuk kelancaran masuk.
- Selalu siapkan bukti tiket lanjutan atau kembali dan kapasitas keuangan yang cukup untuk masa tinggal Anda, karena ini adalah persyaratan umum untuk masuk, bahkan untuk pelancong bebas visa.