Visa India
India menawarkan lanskap visa yang beragam, terutama didorong oleh sistem eVisa yang kuat, membuat perjalanan mudah diakses untuk tujuan pariwisata, bisnis, dan medis. Pembaruan kebijakan terbaru untuk 2025-2026 bertujuan untuk menyederhanakan masuk dengan proses digital dan titik masuk yang diperluas, sekaligus memperkenalkan persyaratan aplikasi yang lebih ketat dan struktur biaya yang diperbarui.
Ikhtisar Visa
Kebijakan visa India ditandai oleh sistem eVisa komprehensifnya, yang melayani berbagai pelancong internasional untuk tujuan pariwisata, bisnis, perawatan medis, dan konferensi. Pemerintah telah memperluas jumlah titik masuk yang kompatibel dengan eVisa menjadi 51, termasuk bandara utama, pelabuhan laut, dan penyeberangan darat. Perubahan terbaru untuk 2025-2026 mencakup pergeseran ke model 'harga timbal balik' untuk biaya eVisa, dengan eVisa Turis 5 tahun standar meningkat menjadi $200, meskipun eVisa Turis 30 hari dan 1 tahun yang lebih pendek mempertahankan tarif yang lebih rendah. Aturan verifikasi foto berbasis AI yang lebih ketat telah diterapkan, dan pelancong sekarang dapat mengajukan eVisa hingga 120 hari sebelumnya. Mulai 1 Oktober 2025, formulir kedatangan elektronik menjadi opsional, dan akan menjadi wajib pada Maret 2026. Selain itu, aturan imigrasi baru yang berlaku mulai 2 Juni 2026, mengharuskan warga negara asing dengan visa yang berlaku hingga 180 hari untuk menyelesaikan pendaftaran sebelum masa tinggal yang diizinkan berakhir, bukan periode tenggang 14 hari sebelumnya. Visa on Arrival tersedia untuk warga negara Jepang, Korea Selatan, dan warga negara UEA tertentu di bandara yang ditunjuk.
Poin Penting
Tips Perjalanan
- Pastikan paspor Anda memiliki masa berlaku setidaknya enam bulan dari tanggal kedatangan Anda dan setidaknya dua halaman kosong untuk cap imigrasi.
- Ajukan eVisa Anda jauh-jauh hari, karena aplikasi dapat diajukan hingga 120 hari sebelum kedatangan yang Anda rencanakan.
- Patuhi dengan ketat persyaratan foto berbasis AI yang baru untuk menghindari penolakan dan penundaan aplikasi.
- Jika visa Anda mengizinkan masa tinggal hingga 180 hari dan Anda berniat untuk tinggal lebih lama, daftarkan diri Anda di Kantor Pendaftaran Regional Orang Asing (FRRO) sebelum periode 180 hari berakhir.
- Selalu bawa cetakan Electronic Travel Authorization (ETA) Anda dan dokumen lain yang diperlukan, seperti tiket pulang dan bukti dana yang cukup.